Tampilkan postingan dengan label Ayo Semarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayo Semarang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Februari 2020

Tumbas.in Mudahkan Warga Belanja di Pasar Tradisional

Direktur Utama Tumbas.in, Bayu Mahendra Saubig melakukan perjanjian kerjasama dengan Pemkot Semarang di ruang VIP Wali Kota Semarang, Semarang, Senin (20/1/2020).
News Black Hole - Aplikasi Tumbas.in dan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menandatangani perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk memudahkan masyarakat belanja online di pasar tradisional.  

Perjanjian kerjasama dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Direktur Utama Tumbas.in, Bayu Mahendra Saubig di ruang VIP Wali Kota Semarang, Semarang, Senin (20/1/2020). 

Direktur Utama Tumbas.in, Bayu Mahendra Saubig mengatakan, melalui aplikasi tersebut, pihaknya ingin memberikan alternatif bagi masyarakat Kota Semarang yang tidak sempat belanja ke pasar tradisional karena kesibukan rutin. Melalui aplikasi tersebut konsumen akan dimudahkan untuk memenuhi kebutuhannya di dapur.

Target transaksi seluruh masyarakat Kota Semarang, khususnya ibu-ibu yang bekerja semua bisa pakai Tumbas.in dan bisa merasakan layanan aplikasi kami, ujarnya. 

Pihaknya menjamin kualitas barang yang dibeli oleh masyarakat Kota Semarang. Bahkan apabila barang yang dipilih terdapat ketidaksesuaian akan dilakukan penukaran langsung.  

Selain itu, jika terjadi kenaikan harga juga akan segera dilakukan konfirmasi kepada konsumen, imbuhnya.

Ia menyebutkan, saat ini aplikasinya telah diunduh lebih dari 8.000 kali. Dia menerangkan, setiap hari rata-rata terjadi sebanyak 50 transaksi. Pihaknya sementara ini mengcover empat pasar yakni di Pasar Karangayu, Pasar Peterongan, Pasar Pedurungan, dan Pasar Bulu. 

Melalui aplikasi ini konsumen akan menggratiskan ongkos kirim dengan minimal transaksi Rp 100 ribu tanpa ada pembatasan jarak tempuh khusus Kota Semarang. 

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Pemkot sangat mengapresiasi penuh pengembangan aplikasi yang dilakukan oleh pemuda asal Semarang itu. Menurutnya, melalui aplikasi Tumbas.in tentunya memiliki banyak manfaat, yang bisa membantu masyarakat untuk belanja online di pasar tradisional. 

Ini menarik sekali, karena aplikasi Tumbas.in memudahkan warga Semarang belanja lebih mudah dengan harga yang pasti di tingkat pasar - pasar tradisional, ujar Hendi sapaannya. 

Ia menambahkan, adanya aplikasi tersebut, juga sejalan dengan keinginan Pemkot Semarang untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang karena semakin tinggi transaksi tentunya akan omzet pedagang akan meningkat.  

Keinginan kami untuk mengangkat pedagang dan UMKM yang setiap harinya melakukan transaksi di pasar tradisional bisa tercapai dan kami berharap omzet dapat meningkat, tandasnya.


PRPP Semarang Rencananya Dirombak Besar-besaran

News Black Hole - Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) bakal dirombak besar-besaran menjadi etalase pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tahun ini, tepatnya daerah Semarang. Meski sempat terjadi polemik kepemilikan lahan, proses pembangunan tersebut ditargetkan bisa difungsikan pada tahun 2022. 

Direktur Utama PT PRPP Titah Listyorini mengatakan, dalam perencanaan yang telah disiapkan, pembangunan meliputi pengembangan tempat pariwisata, bangunan penunjang bandara. Hotel yang tidak lebih dari tujuh lantai dengan 300 kamar, Exhibition Hall berukuran 10 ribu meter persegi, convention Hall ukuran 5 ribu meter persegi. Ruang pamer industri, pusat oleh-oleh dan restoran.  

"Untuk konsep convention hall seperti itu, di Indonesia sudah ada yang di BSD, mereka punya 5 ribu meter persegi sebanyak 10. Tapi di sana tidak ada hotel, cuma di sekelilingnya. Tapi kalau di sini (Semarang) berada di satu kawasan," katanya, Rabu (4/2/2020).

Titah yakin dengan revitalisasi tersebut bakal mengundang ketertarikan banyak investor maupun buyer-buyer dari berbagai negara untuk datang. Sehingga menguatkan daya ungkit perekonomian di Jawa Tengah.  

"Apalagi dekat dengan kawasan-kawasan unggulan untuk perekonomian. Target akhir tahun ini jalan pembangunan, bulan November dan 2022 sudah bisa digunakan. Total investasi yang sesuai konsep kami sebesar Rp 700 miliar. Setidaknya ini ada acuan konsep inti dari kami,"  imbuhnya. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan konsep inti revitalisasi PRPP tersebut bakal mengusung spirit ramah lingkungan, futuristik dan modern sebagai satu pusat pameran yang menunjang MICE yakni Meeting, Insentif, Conference and Exhibition. Total lahan yang bakal direvitalisasi tersebut sebesar 15,4 hektare.

"Dan itu harus berorientasi lingkungan yang bagus. Terus futuristik, karena kita kepengin ini berusia panjang dan dipenuhi teknologi modern. Saya inginnya ini jadi yang pertama di Indonesia," katanya. 

Sementara pihaknya menyiapkan konsep tersebut, Ganjar mengundang para investor untuk merealisasikan. Terlebih secara lokasi, PRPP menjadi tempat yang paling strategis di Jawa Tengah. Jika ada yang tertarik dengan perencanaan inti yang disodorkan Ganjar tersebut, mesti ada beauty contes dari beberapa lembaga atau badan usaha yang pengin investasi di sana. 

"Dekat pelabuhan, bandara, kawasan industri, perkotaan dan dekat dengan laut. Jadi kalau dibuat yang menarik ini akan jauh lebih digunakan," katanya.  

Untuk target Ganjar memberi ancang-ancang akhir tahun ini kemungkinan besar bisa dilakukan ground breaking. Terlebih untuk legalitas kepemilikan lahan, si atas meja hukum saat ini Pemprov Jateng telah memenangkan sengketa dengan swasta. 

"Kalau itu swasta dan mereka tertarik itu akan lebih cepat. Harapan kita mereka tahun ini membuat feasibility study tahun ini pula akan bisa ground breaking," tandasnya.


Gombel Lama Macet Parah, Ternyata Ini Penyebabnya

News Black Hole - Para pengguna jalan di Jatingaleh, Kota Semarang, dalam beberapa hari terakhir mengeluhkan kemacetan yang terjadi di kawasan Gombel Lama.  

Dari pantauan Ayosemarang.com, pada Selasa (4/2/2020) pukul 10.00 WIB, sudah terjadi kemacetan dari pertigaan patung kuda Universitas Diponegoro (Undip). Polisi pun berusaha mengatur lalu lintas untuk menertibkan pengguna jalan.

"Sudah macet dari kemarin. Hari ini justru lebih parah. Polisi ada di lokasi untuk atur lalu lintas, karena banyak pengguna jalan terutama motor berusaha ambil jalur lain," ujar Budi warga Srondol.  

Penyebab kemacetan yaitu perbaikan selokan yang terjadi sebelum fly over Jatingaleh. Menurut pengguna jalan terutama mobil, Dibutukan dibutuhkan waktu hingga 30 menit untuk melintasi hingga lepas dari kemacetan di lokasi perbaikan.

"Dari patung kuda sudah hampir 30 menit macet begini, saya baru lewat sini hari ini. Saran aja lebih baik kalo mau ke bawah lewat tol turun di jatingaleh lebih cepat," kata Sri pengendara mobil asal Banyumanik. 

Dari akun Instagram Polsek Banyumanik Semarang, polisi menulis sudah melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Gombel Lama yang diakibatkan perbaikan Selokan. 

"Anggota Unit Lantas Banyumanik di Pimpin Panit Lantas Aiptu Teguh H melaksanakan Pengaturan Arus Lalu Lintas di Gombel lama yang di akibatkan Perbaikan Selokan di Gombel Lama, Situasi aman terkendali," tulis Akun Humas Polsek Banyumanik. 

Sementara, Para pekerja proyek perbaikan selokan yang ditemui enggan menjelaskan waktu pelaksanaan proyek ini, termasuk pengerjaan proyek yang dilakukan saat jam sibuk. 

"Langsung ke Dinas PU Semarang aja. Untuk Deadline waktu dan lokasi pelaksanaan teknis diatur oleh PU dan kontraktor," kata salah satu pekerja yang menolak menyebutkan nama.


Rabu 5 Februari 2020, Perkiraan Cuaca Kota Semarang : Berawan Berpeluang Hujan

News Black Hole - Perkiraan cuaca Semarang, Rabu (5/2/2020), sebagian wilayah akan berawan dan turun hujan ringan.

Data dari Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, memperkirakan suhu di Semarang antara 24 hingga 32 derajat celcius. 

Kecepatan Angin mencapai 20 Kilometer per jam. Dan untuk kelembapan kisaran 60-95%. 

"Seperti di wilayah Semarang Tengah, diprediksi kondisi berawan dan hujan ringan dengan suhu 25-32 derajat celcius. Kecepatan angin 20 km/jam, dan kelembapan berada pada angka 60-90%," dalam laporan tertulis petugas Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Giyarto. 

Untuk daerah Semarang Timur diprediksi berawan dan hujan ringan dengan suhu 25-32 derajat celcius, dengan kecepatan angin 20 km/jam dan kelembapan 60-90%. 

Di Gunungpati diprediksi akan berawan dan hujan ringan, dengan suhu 24-32 derajat celcius, kecepatan angin 20 km/jam, dan kelembapan 65-95%. 

Bagi anda pengendara motor, tidak ada salahnya mempersiapkan perlengkapan hujan untuk mengantisipasi turun hujan. 

Informasi prakiraan cuaca ini berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang. Untuk infografis bisa dilihat di website cuacajateng.com.